Featured Posts

Sebab-Sebab Bertambahnya ImanSebab-Sebab Bertambahnya ImanSeorang muslim harus mengetahui sebab-sebab yang mengurangi imannya sehingga sirna dari dirinya. Demikian pul seorang muslim harus mengetahui sebab-sebab bertambahnya iman sehingga dapat memperkuat imannya.....

Read more

Ya Ukhti, Tempat Kita Bukan di JalanYa Ukhti, Tempat Kita Bukan di JalanSejak runtuhnya kekuasaan orde baru di Indonesia yang terwujud setelah serangkaian demonstrasi besar-besaran, kegiatan itu (baca: demonstrasi) seolah menjadi budaya yang rutin dilaksanakan....

Readmore

Potret Kehidupan Keluarga Syaikh Ibnu BazPotret Kehidupan Keluarga Syaikh Ibnu BazSemoga Alloh merahmati Imam Ibnu baz dengan keluasan rahmatNya dan menempatkannya pada surgaNya yang luas. Beliau adalah salah satu orang yang memiliki keistimewaan dengan sifat-sifat yang terpuji....

Readmore

Ada Apa dengan Kita?Ada Apa dengan Kita? Di dunia ini tidak ada satu kelompok pun yang ma’sum, bebas dari kesalahan, kecuali jama’ah para Sahabat yang telah mendapat jaminan dari Rasulullah shallallahu alaihi wasallam. Karena itu hendaknya loyalitas dan kebencian kita juga hanya didasarkan kepada Al-Qur’an...

Readmore

Bekal Bagi MusafirBekal Bagi MusafirDari Anas radhiallahu anhu, dia berkata, "Salman pernah mengeluh sakit, maka Sa'd datang menjenguknya. Ketika ia melihat Salman menangis, Sa'd bertanya,"Apa yang membuatmu menangis wahai saudaraku? Tidakkah kamu telah menemani Rasulullah....

Readmore

Rss
Rss

Selasa, 10 Mei 2011

Tersenyum Untuknya


Se bait nasyd untuk kita yang berjuang dijalannya, se bait nasyd untuk para sahabat
Pertengkaran Kecil
Album : Masa Muda
Munsyid : edCoustic
http://liriknasyid.com

Sedih bila kuingat tengkaran itu
Membuat jarak antara kita
Resah tiada menentu hilang canda tawamu
Tak ingin aku begini tak ingin begini

Sobat rangkaian masa yang tlah terlewat
Buat batinku menangis
Mungkin karena egoku mungkin karena egomu
Maaf aku buat begini maaf aku begini

Reff :
Bila ingat kembali janji persahabatan kita
Tak kan mau berpisah karena ini
Pertengkaran kecil kemarin cukup jadi lembaran hikmah
Karena aku ingin tetap sahabatmu

Sedikit nasyd itu memberiku inspirasi untu menulis, menulis isi hati seorang kader KAMMI. saya memang  bukanlah orang yang handal dalam merangkai kata namun disini saya mencoba sekuat tenaga  merangkai kata indah untuk kalian yang saya sayangi.
Dua tahun lalu saya masuk dalam lingkup dakwah ini, meski awalnya saya mengira dakwah ini akan sama saja dengan dakwah lainnya yang pernah saya ikuti, namun dugaan saya salah disini begitu berbeda, saya merasakan kehangatan keluarga yang begitu mengental, disini saya di ajarka menjadi orang mandiri meski tak se utuhnya bisa saya jalani.


Dalam dakwah pasti selalu ada kerikil-kerikil kecil yang mencoba menghalangi langkah kaki sang pejuang dakwah, hingga satu persatu dari pejuang itu yang tersandung dan berhenti ditengah jalan, namun ada juga pejuang yang mampu bangkit meski kakinya tersandung ribuan kerikil, sakitnya kaki tak ia hiraukan kaena tujuannya adalah ALLAH sang penguasa  semesta. Layaknya keluarga pastilah ada sedikit konflik yang terjadi didalamnya, maklum saja yang ada dalam dakwah ini bukanlah malaikat yang tak pernah berbuat khilaf dan yang berada dalam dakwah ini bukanlah hanya satu kepala saja, melainkan banyak kepala sehingga dalam berpendapatpun sering kali berbeda-beda namun itulah sesungguhnya keindahan dakwah yang harus kita syukuri, perbedaan pendapat yang terjadi ibaratkan saja sebuah pelangi, meski warnanya tak sama namun Nampak indah denngan keharmonisan serta keelokan warnanya.
Perbedaan pendapat dan ketidak samaan pemikiran bukanlah berarti tidak adanya kekompakan atau solodaritas diantara pejuang dakwah melainkan sebuah kreativitas pemikiran seorang pejuang yang mungkin saja tidak dimiliki oleh pejuang dakwah lain di luar sana.
Ketika ada yang mengatakan kader KAMMI kurang kompak atau bahkan dibandingkan dengan organisasi lain, maka saya hanya bisa tersenyum karena berarti orang tersebut belum merasakan bagaimana ukhuah yang sesungguhnya, dalam sebuah persaudaraan saling mengingatkan adalah hal yang memang harus ada, karena saudara bukanlah seseorang yang selalu membenarkan perbuatan kita, saudara adalah seseorang yang selalu mengingatkan kita jika ada salah dalam diri kita.
Yah  !! mungkin tanpa sadar kita berbuat salah dan saudara pejuang dakwah kita mengingatkan, bukan berarti mereka membenci kita, melainkan mereka menyayangi kita karena mereka tak ingin saudara/I mereka keluar dari jalur yang sebenarnya.
Disini di KAMMI saya menemukan semua itu, menemukan keanekaragaman pemikiran yang membangun, keanekaragaman sifat yang mampu meramaikan dalam perjuangan dakwah ini. Disnin di KAMMI aku di ingatkan ketika aku berbuat salah. Disini di KAMMI aku tau arti sebuah persaudaraan yang sesungguhnya. Disini di KAMMI saya belajar arti sebuah kekompakan.
Kekompakan ?? kekompakan yang seperti apa yang dicari?? Jika kekompakan dalam berdakwah maka disinilah di KAMMI kita akan menemukannya, namun jika kekompakan dalam hal lain yang kita cari, kalian tak akan pernah menemukan kekompakann itu, karena orientasi kekompakan yang diterapkan disini mungkin akan agak berbeda dengan oraganisasi lain di luar sana !! KAMMI tidak akan kompak jika dalam kemaksiatan, KAMMI tidak akan kompak jika tujuannya bukan ALLAH.
Dikepengurusan baru ini saya yakin KAMMI Batam akan lebih baik dan lebih erat ukhuah tentunya, karena orang-orang yang berada dalam dakwah ini adalah orang-orang pilihan ALLAH untuk berjuang dijalanNYa. yang mungkin saja di luar sana masih banyak pemuda/I yang belum diberikan kesempatan seperti kalian pejuang dakwah. Dan ketika ada hati yang tak sengaja tersakiti dalam ukhuah yang kita jalani ungkapkan saja, jangan memendam karena jikalu terlalu lama di pendam akan menjadi sebuah noda kecil dalam hati yang bisa saja menular pada organ lainnya.
“KAMMI KOMISARIAT BATAM yang akan selalu ku kenang dalam hati ini“

0 komentar:

Posting Komentar

©2010 Qulil Haqqo Walau Kana Murron | by Khayla