Featured Posts

Sebab-Sebab Bertambahnya ImanSebab-Sebab Bertambahnya ImanSeorang muslim harus mengetahui sebab-sebab yang mengurangi imannya sehingga sirna dari dirinya. Demikian pul seorang muslim harus mengetahui sebab-sebab bertambahnya iman sehingga dapat memperkuat imannya.....

Read more

Ya Ukhti, Tempat Kita Bukan di JalanYa Ukhti, Tempat Kita Bukan di JalanSejak runtuhnya kekuasaan orde baru di Indonesia yang terwujud setelah serangkaian demonstrasi besar-besaran, kegiatan itu (baca: demonstrasi) seolah menjadi budaya yang rutin dilaksanakan....

Readmore

Potret Kehidupan Keluarga Syaikh Ibnu BazPotret Kehidupan Keluarga Syaikh Ibnu BazSemoga Alloh merahmati Imam Ibnu baz dengan keluasan rahmatNya dan menempatkannya pada surgaNya yang luas. Beliau adalah salah satu orang yang memiliki keistimewaan dengan sifat-sifat yang terpuji....

Readmore

Ada Apa dengan Kita?Ada Apa dengan Kita? Di dunia ini tidak ada satu kelompok pun yang ma’sum, bebas dari kesalahan, kecuali jama’ah para Sahabat yang telah mendapat jaminan dari Rasulullah shallallahu alaihi wasallam. Karena itu hendaknya loyalitas dan kebencian kita juga hanya didasarkan kepada Al-Qur’an...

Readmore

Bekal Bagi MusafirBekal Bagi MusafirDari Anas radhiallahu anhu, dia berkata, "Salman pernah mengeluh sakit, maka Sa'd datang menjenguknya. Ketika ia melihat Salman menangis, Sa'd bertanya,"Apa yang membuatmu menangis wahai saudaraku? Tidakkah kamu telah menemani Rasulullah....

Readmore

Rss
Rss

Jumat, 13 Mei 2011

Cerita hari ini



Lihat sejenak pada phon dia terus saja tegap berdiri meski angin kencang mengahampiri
Lihatlah sejenak pada karang ditepian pantai yang tetap kokoh meski dihantam ombak
Lihatlah sejenak pada ikan, yang tersu berenang meski lelah menerpa
Aku ingin sekuat pohon tetap berdiri meski angin kencang menghampiri
Aku ingin seperti batu karang yang tetap kokoh meski dihantam ombak
Aku ingin seperti ikan yang terus saja berenang meski lelah menghampri

Namun sayang aku terkadang tak sanggup untuk terus berdiri tegap saat hati tak sanggup lagi menahan ini.
Namun sayang aku tak bisa kokoh saat aku terbebani
Namun sayang aku tak bisa terus berlari jika tak dihargai.
Ku coba tu memantaskan diri, namun aku memang tak pantas sepertinya berada disini
Aku terlalu berbeda , aku terlalu lemah, aku terlalu jengah, dan aku terlalu kecewa
Seharusnya aku bukan mundur namun tetap maju dalam barisan dakwah, karena kalau aku mundur berarti aku kalah sebelum bertanding, tapi setelah kuselami lebih dalam barisan dakwah bukan hanya disini saja masih banyak yang lainnya yang masih bisa kujadikan sebagai lading dakwah untukku.
Aku mencari ketenang bukan pertentangan yang membuat jiwaku terkadang tak nyaman dan tak tenang, aku bahagia bersama kalian, aku berguna disekitar kalian, tapi itu dulu kini aku merasa tak ada gairah untuk berjuang, entahlah apa yang terjadi dengan jiwaku ini, aku lelah dan aku ingin beristirahat sejenak, aku ingin menjadi penonton saja untuk kali ini, penonton yang menyemangati pemain dalam arena dakwah

0 komentar:

Posting Komentar

©2010 Qulil Haqqo Walau Kana Murron | by Khayla