seperti dirimu?
Selasa, 10 Mei 2011
Bukan Benci Tapi Perduli
Hari ini awan tertupi medung, sedikit kesejukan dirasakan oleh insan yang merindunkannya, namun tidak untukmu wahai jiwa yang memberontak kuat karena kekecewaan, hatimu yang dulu tulus dan menyenangkan kini berubah menjadi kekecewaan dan kekesalan, hatimu yang dulu lembut dan penuh pengertian kini berubah menjadi arogan dan ke angkuhan, sungguh aku bukan benci dengan dirimuw yang sekarang, aku hanya heran dan bertanya-tanya, dimana dirimu yang dulu , dirimu yang mampu membuat orang bahagia dan bersemangat saat didekatmu, dirimu yang mampu professional dimanapun berada, dirimu yang tak pernah pilih kasih pada setiap teman. Sudah matikah wahai kau jiwa yang dirindukan? Apakah ego sudah mengalahkanmu? Selemah itukah kau kawan?
Aku tau jiwamu tergoncang dan terhentak karena tidak siapnya dirimu dengan amanah ini, aku tau kau merasa tak pantas dengan amanah barumu, tapi …. Apakah kau sadari bahwa kau sesungguhnya telah dipercaya oleh banyak orang ?? berharap kau bisa menjadi pemimpinbagi mereka yang memilihmu, dan apakah kau tau bahwa Ini takdir ALLAH yang seharusnya kau sukuri karena tak semua orang yang mendapat kesempatan
seperti dirimu?
seperti dirimu?
Cobalah sekali ini saja kau berfikir positif dengan sesuatu, janganlah kau marah seolah-olah mereka yang memilihmu telah menjerumuskanmu, mereka yang memilihmu adalah orang yang percaya padamu, karena mereka yakin bahwa kamulah yang terbaik untuk mereka, mereka yang memilihmu bukan mencelakakanmu melainkan menyayangim karena mereka tak ingin kau pergi dari sisi mereka, mereka ingin terus bersamamu, mengagumi karya-karyamu dalam dakwah.
Masalah pantas atau tidak manusia tidak ada yang bisa menilai karena ALLAH yang berhak menilai, jika dirimu merasa tidak pantas maka buatlah dirimu pantas, pantas dalam mengemban amanah ini, pantas berada dalam jalam dakwah ini,, pantas menjadi pemimpin dari mereka.
Kekecewaan dan kemarahan yang kau lampiaskan pada mereka dan aku hanya akan membuat dirimu semakin sakit dan tersiksa, sadarkah kau !! Syetan sedang menari-nari dan berfoya-foya menyakdikan ukhuah yang tak seharmonis dulu, sadarkah kau !! sikap angkuh dari bentuk protesmu itu membuat sebagian orang tersakiti hatinya.
Kau !! terpilih seharus bangga dan berusaha menyemangati, bukan menjauh seolah jiwamu MATI !!
Kembalilah pada dirimuu yang dulu, yang mampu membuat orang tertawa dan tenang jika ada disekitarmu, karena jika terus begini aku yakin suatu saat nanti mereka yang benar-benar menyaangimu akan benar-benar pergi dan tak ada lagi disisi, dan saat itulah kau akan menyesali. Namun sayang mungkin saja itu semua sudah terlambat untuk disesali. Aku begini bukan benci tapi aku perduli !!
Langganan:
Posting Komentar (Atom)







0 komentar:
Posting Komentar