Featured Posts

Sebab-Sebab Bertambahnya ImanSebab-Sebab Bertambahnya ImanSeorang muslim harus mengetahui sebab-sebab yang mengurangi imannya sehingga sirna dari dirinya. Demikian pul seorang muslim harus mengetahui sebab-sebab bertambahnya iman sehingga dapat memperkuat imannya.....

Read more

Ya Ukhti, Tempat Kita Bukan di JalanYa Ukhti, Tempat Kita Bukan di JalanSejak runtuhnya kekuasaan orde baru di Indonesia yang terwujud setelah serangkaian demonstrasi besar-besaran, kegiatan itu (baca: demonstrasi) seolah menjadi budaya yang rutin dilaksanakan....

Readmore

Potret Kehidupan Keluarga Syaikh Ibnu BazPotret Kehidupan Keluarga Syaikh Ibnu BazSemoga Alloh merahmati Imam Ibnu baz dengan keluasan rahmatNya dan menempatkannya pada surgaNya yang luas. Beliau adalah salah satu orang yang memiliki keistimewaan dengan sifat-sifat yang terpuji....

Readmore

Ada Apa dengan Kita?Ada Apa dengan Kita? Di dunia ini tidak ada satu kelompok pun yang ma’sum, bebas dari kesalahan, kecuali jama’ah para Sahabat yang telah mendapat jaminan dari Rasulullah shallallahu alaihi wasallam. Karena itu hendaknya loyalitas dan kebencian kita juga hanya didasarkan kepada Al-Qur’an...

Readmore

Bekal Bagi MusafirBekal Bagi MusafirDari Anas radhiallahu anhu, dia berkata, "Salman pernah mengeluh sakit, maka Sa'd datang menjenguknya. Ketika ia melihat Salman menangis, Sa'd bertanya,"Apa yang membuatmu menangis wahai saudaraku? Tidakkah kamu telah menemani Rasulullah....

Readmore

Rss
Rss

Jumat, 22 April 2011

MataHati

hei kenapa kau menatapku seperti itu? apa ada yang salah denganku??
tidak !! aku hanya ingin melihatmu lebih lama lagi, aku takut ini kali terakhir aku menatapmu !!
bicara apa kau?? jangan bicara seperti itu kau membuatku cemas !! ada apa sebenarnya ini?
Jangan terlau mencemaskanku aku tidak apa-apa!!
aku hanya takut aku akan melihatmu untuk terakhir kalinya, melihat senyummu yang indah
melihat semangatmu yang menggebu!!
Wahai mata berarti selama ini kau percaya dengan hati ini??
aku tak serapuh itu, aku akan terus bersemangat aku akan tetap membrikan senyum diwajah ini.
tak kan mungkin aku biarkan kalian terdiam dan membisu hanya karena aku(hati) tersakiti
takkan ku biarkan kau(mata) kehilangan pancaran sinar indahmu.
Terimaksih hati, karena aku masih bisa menikmati indahnya wajah ini dengan senyum mesra dari bibir, semangat yang kokoh dan ke inginan yang keras, ntah apa jadinya kami jika kau terpuruk wahai hati, karena jika kau terpuruk kami semua akan merasakan hal yang sama !!
Terimakasih juga mata kau selalu memperhatikan kami 
V^___^




____________________________________________________________________________________







0 komentar:

Posting Komentar

©2010 Qulil Haqqo Walau Kana Murron | by Khayla