Featured Posts

Sebab-Sebab Bertambahnya ImanSebab-Sebab Bertambahnya ImanSeorang muslim harus mengetahui sebab-sebab yang mengurangi imannya sehingga sirna dari dirinya. Demikian pul seorang muslim harus mengetahui sebab-sebab bertambahnya iman sehingga dapat memperkuat imannya.....

Read more

Ya Ukhti, Tempat Kita Bukan di JalanYa Ukhti, Tempat Kita Bukan di JalanSejak runtuhnya kekuasaan orde baru di Indonesia yang terwujud setelah serangkaian demonstrasi besar-besaran, kegiatan itu (baca: demonstrasi) seolah menjadi budaya yang rutin dilaksanakan....

Readmore

Potret Kehidupan Keluarga Syaikh Ibnu BazPotret Kehidupan Keluarga Syaikh Ibnu BazSemoga Alloh merahmati Imam Ibnu baz dengan keluasan rahmatNya dan menempatkannya pada surgaNya yang luas. Beliau adalah salah satu orang yang memiliki keistimewaan dengan sifat-sifat yang terpuji....

Readmore

Ada Apa dengan Kita?Ada Apa dengan Kita? Di dunia ini tidak ada satu kelompok pun yang ma’sum, bebas dari kesalahan, kecuali jama’ah para Sahabat yang telah mendapat jaminan dari Rasulullah shallallahu alaihi wasallam. Karena itu hendaknya loyalitas dan kebencian kita juga hanya didasarkan kepada Al-Qur’an...

Readmore

Bekal Bagi MusafirBekal Bagi MusafirDari Anas radhiallahu anhu, dia berkata, "Salman pernah mengeluh sakit, maka Sa'd datang menjenguknya. Ketika ia melihat Salman menangis, Sa'd bertanya,"Apa yang membuatmu menangis wahai saudaraku? Tidakkah kamu telah menemani Rasulullah....

Readmore

Rss
Rss

Selasa, 21 Juni 2011

jika aku mampu




ku ingin berpaling dari bayangmu
bayang yang terus menghantuiku selama 3 tahun aku disampingmu
sudah terlanjur sakit hati ini karena penantian yang kunjung berujung
mungkin salahku yang terlalu berharap padamu yang begitu sempurna dimata mereka
atau memang ini salahmu yang tak pernah mengerti ke adaanku yang begitu mengagumimu

ah ku rasa sebenarnya dirimuw tau tentang rasa yang ku pendam ini, hanya saja kau pura-pura tak tau dengan rasa ini.
begitu sering kau sakiti hati ini, begitu mudah kau menngingkari janji, ingatkah saat itu kau ingkari janji hanya untuk pergi ke bioskop bersama mereka.
namun aku bahagia saat itu, karena Allah menunjukkan siapa dirimuw yang sebenarnya hingga rasa kagum ini perlahan demin perlahan mulai menghilang, dan untuk menghapus dirimuw dari hidup terutama hati ini, aku rela untuk pergi jauh hingga kau sadari suatu saat nanti bahwa hanyalah aku yang mencintaimu dengan tulus, dari sebelum dirimuw jadi apa-apa samapi saat ini kau menjadi manusia yang di puja bak selebrita..

ku titipkan kau pada Allah , agar Allah melindungi dan senatiasa memberikan kebaikan padamu,,, waktuku hanya tinggal 15 hari untuk melihatmu meski bukan yang terkhir kalinya, aku berharap jika aku pergi dan kembali nanti rasa ini sudah hilang dan kau berubah menjadi lebih baik lagi,,,,

senyummu akan menjadi kenangan indah dalam hidupku, meski kau tak akan pernah tau dengan rasa yang ada dalam diri ini.

0 komentar:

Posting Komentar

©2010 Qulil Haqqo Walau Kana Murron | by Khayla