Dua minggu sduah ibuku mencoba menghubungi ustadzah tikha namun sayang HP beliau tiba-tiba tidak bisa dihubungi, kata beberapa teman ibuku ustadzah zainah pergi ke moskow ikut suaminya yang kebetulan mengajar disana, sedikit kecewa kurasakan namun aku yakin kalaulah kami jodoh pasti kami akan dipersatukan. Tanpa sengaja aku membuka sebuah artikel di laptop mungilku, aku melihat artikel itu dan terdapat tulisan “Laki-laki yang baik untuk perempuan yang baik dan begitupun sebaliknya” tersentak hatiku membacanya, ya Allah pantaslah begitu sulit diri ini untuk mendapatkan hati zainah dan mempersuntingnya menjadi istriku, zainahh memang sangat pantas untuk memjadi istriku, tapi apakah aku pantas untuk seorang zainah yang begitu alim dan anggun. Seorang zaky yang kadang sholat lima waktu saja masih bolong-bolong, seorang zaky yang terkadang lupa membagi harta, seorang zaky yang seringkali bergonta-ganti pasangan(pacaran), seorang zaky yang pakaiannya seperti preman, apakah pantas aku yang seorang zaky mendapatkan seorang zainah yang sudah tidak diragukan lagi ke imanannya?
Terbesit keraguan dalam hati ini untuk menjadikan zainah sebagai pendamping hidupku, aku terlalu hina untuk seorang zainah, seharusnya zainah mendapatkan seseorang yang lebih dalam segala dariku, ah tidak !! tidak aku yakin zainah terbaik untukku, yang dapat merubahku menjadi yang lebih baik, ya hanya zainah yang harus jadi istriku, karena dialah yang bisa membingku, hanya dia Zainah !!
Aku mencoba menghubungi no HP zainah yang sempat aku catat saat aku mengikuti seminar motivasi.
Assalamu a’alaykum, apa benar ini dengan zahrah? Sms itu ku kirim ke no HP zahrah, namun tak kunjung dibalas, aku sesekali me miscallnya dengan privat number dan aktiv, tapi kenapa zainah tak kunjung membalas smsku?? Dua jam aku menunggu balasan dari zainah dan akhirnya hpku bordering.
Wa’laykumus salam, iya ini ana zainah, afwan ini siapa??
Seketika hatiku begitu begitu senang, andai hati ini diberi sayap maka iya akan terbang melesat ke angkasa dengan cepatnya bagaikan kilat yang menyambar-nyambar. Aku bingun apa yang harus aku jawab tapi aku beranikan dirii untuk membalasnya.
Ini aku zaky, dulu kita pernah bertemu di dekatt masjid, dan juga di seminar,...
Aku tidak sabar menunggu balasan dari zainah, aku menunggunya dengan harap-harap cemas
Oh zaky.. ya ana ingat, ada pa akhi? Adakah yang dapat ana bantu?
Apa yang harus au akatakan? Apa aku harus mengatakan, bahwa aku ingin dia menjadi istriku, tapi mungkin saja dia akan kaget dan malah mejauh dariku, ya Allah tolonglah hambamu ini apa yang hasru hambamu ini jawab?
Dengan keyakinan yang begitu mantab aku segera membalas sms zainah dengan lirik lagu dari zigaz, sahabat jadi cinta, semoga zahrah mengerti dengan apa yang aku maksudkan(gumamku dalam hati).
Siapa bilang cinta itu tidak perlu tersurat perlu kok, surat dari KUA, kalau tidak ada surat cintanya gak sah di mata Negara. Ya sudah akhi zaky ana mau mengsi materi dulu, assalamu a’alaykum.
Pembicaraanku d isms ditutp begitu saja oleh zainah, apakah dia tidak mengerti apa yang ku maksudkan, atau dia tau tapi tidak mau tau?
Rabu, 26 Januari 2011
Cinta itu tersurat bukan tersirat
Langganan:
Posting Komentar (Atom)






0 komentar:
Posting Komentar