Featured Posts

Sebab-Sebab Bertambahnya ImanSebab-Sebab Bertambahnya ImanSeorang muslim harus mengetahui sebab-sebab yang mengurangi imannya sehingga sirna dari dirinya. Demikian pul seorang muslim harus mengetahui sebab-sebab bertambahnya iman sehingga dapat memperkuat imannya.....

Read more

Ya Ukhti, Tempat Kita Bukan di JalanYa Ukhti, Tempat Kita Bukan di JalanSejak runtuhnya kekuasaan orde baru di Indonesia yang terwujud setelah serangkaian demonstrasi besar-besaran, kegiatan itu (baca: demonstrasi) seolah menjadi budaya yang rutin dilaksanakan....

Readmore

Potret Kehidupan Keluarga Syaikh Ibnu BazPotret Kehidupan Keluarga Syaikh Ibnu BazSemoga Alloh merahmati Imam Ibnu baz dengan keluasan rahmatNya dan menempatkannya pada surgaNya yang luas. Beliau adalah salah satu orang yang memiliki keistimewaan dengan sifat-sifat yang terpuji....

Readmore

Ada Apa dengan Kita?Ada Apa dengan Kita? Di dunia ini tidak ada satu kelompok pun yang ma’sum, bebas dari kesalahan, kecuali jama’ah para Sahabat yang telah mendapat jaminan dari Rasulullah shallallahu alaihi wasallam. Karena itu hendaknya loyalitas dan kebencian kita juga hanya didasarkan kepada Al-Qur’an...

Readmore

Bekal Bagi MusafirBekal Bagi MusafirDari Anas radhiallahu anhu, dia berkata, "Salman pernah mengeluh sakit, maka Sa'd datang menjenguknya. Ketika ia melihat Salman menangis, Sa'd bertanya,"Apa yang membuatmu menangis wahai saudaraku? Tidakkah kamu telah menemani Rasulullah....

Readmore

Rss
Rss

Sabtu, 27 November 2010

Aku membencinya "SUNGGUH"

seperti status salah satu temanku tadi malam.. "Semakin tinggi pohon maka semakin kencang angin menerpa"
Mungkin sudah saat aku tau makna dari sebuah kehidupan.
Sudah saatnya untuk serius
Sudah saatnya untuk tegas
Sudah Saat untuk tidak cengeng
dan sudah saatnya menyerahkan jabatan ini ke yang lebih pantas dan orang itu bukan AKU 

Seiringnya waktu yang terus berjalan tanpa henti, tak terasa sudah cukup lama aku berada dibumi ini
sudah cukup lama aku menutup diri
sudah cukup lami ku pendam kekegoisan ini
dan sekarang tagl 27/11/2010... aku mulai mengerti

mengerti SIAPA AKU
Aku hanyalah wanita yang juga memliki perasaan sensitif...
aku juga wanita yang tak kuat bila dikasari
aku juga seorang wanita yang punya hati...

selama ini aku terlihat tegar dan kasar 
selama ini ku tutupi kelemahan hati ini dengan sikap yang kasar
selama ini aku bersembunyi dibalik kegalakanku yang sebenarnya hati ini rapuh

andai mereka tau betapa wanita itu sangat halus dan lembut hatinya....
andai mereka tau bahwa wanita itu mudah sekali tergores luka
andai mereka tau bahwa akupun wanita bisa

yang bisa menangis
yang bisa sakit hati
 bahkan bisa untuk menyakiti....

aku teringat pesan seseorang dalam artikenya... "jangan terlalu banyak bercanda karena jika seorang peminpin seperti itu maka akan diremehkan" 
namun sayang pesan itu baru ku ingat setelah semua terjadi,,, mungkin sebagai seorang pemimpin aku terlalu banyak bercanda hingga aku sellau diremehkan...
atu mungkin karena aku seorang wanita?? entahlah yang jelas kejadian tanggal 27/11/2010 membuka mataku agar aku tidak jadi pemimpin lagi dalam organisasi,,, aku ingin menjadi anggota biasa saja yang aman dari sifat diremehkan...

aku hanya mau jadi pemimpin yaitu pemimpin perusahaanku nanti....

Aku benci kejadian hari itu sangat benci.. bukan pada mereka tapi pada diriku sendiri yang tak bisa bersifat tegas,,,

rasa kecewa itupun tak dapat kubendung lagi... 
dan akupn telah memutuskan... aku PERGI

2 komentar:

naga mengatakan...

hei hei..
whats up girl?
cool down, everything is ok.

we are missing u,
come on fita, i know u are a strength girl!

Fitanul Fitriyah mengatakan...

makasih kakak nga...jangan lupa sikat gigi ya hahah :P

Posting Komentar

©2010 Qulil Haqqo Walau Kana Murron | by Khayla