Featured Posts

Sebab-Sebab Bertambahnya ImanSebab-Sebab Bertambahnya ImanSeorang muslim harus mengetahui sebab-sebab yang mengurangi imannya sehingga sirna dari dirinya. Demikian pul seorang muslim harus mengetahui sebab-sebab bertambahnya iman sehingga dapat memperkuat imannya.....

Read more

Ya Ukhti, Tempat Kita Bukan di JalanYa Ukhti, Tempat Kita Bukan di JalanSejak runtuhnya kekuasaan orde baru di Indonesia yang terwujud setelah serangkaian demonstrasi besar-besaran, kegiatan itu (baca: demonstrasi) seolah menjadi budaya yang rutin dilaksanakan....

Readmore

Potret Kehidupan Keluarga Syaikh Ibnu BazPotret Kehidupan Keluarga Syaikh Ibnu BazSemoga Alloh merahmati Imam Ibnu baz dengan keluasan rahmatNya dan menempatkannya pada surgaNya yang luas. Beliau adalah salah satu orang yang memiliki keistimewaan dengan sifat-sifat yang terpuji....

Readmore

Ada Apa dengan Kita?Ada Apa dengan Kita? Di dunia ini tidak ada satu kelompok pun yang ma’sum, bebas dari kesalahan, kecuali jama’ah para Sahabat yang telah mendapat jaminan dari Rasulullah shallallahu alaihi wasallam. Karena itu hendaknya loyalitas dan kebencian kita juga hanya didasarkan kepada Al-Qur’an...

Readmore

Bekal Bagi MusafirBekal Bagi MusafirDari Anas radhiallahu anhu, dia berkata, "Salman pernah mengeluh sakit, maka Sa'd datang menjenguknya. Ketika ia melihat Salman menangis, Sa'd bertanya,"Apa yang membuatmu menangis wahai saudaraku? Tidakkah kamu telah menemani Rasulullah....

Readmore

Rss
Rss

Selasa, 23 Maret 2010

hikmah dari cinta




3. Hikmah dari cinta
1. Cinta adalah proses ujian yang keras dan pahit dalam kehidupan manusia. Apakah cinta itu dalam perjalanannya akan menghantarkannya kepada jalan yg mulia atau menghempaskannya kepada jalan yg hina.
2. J ika tidak ada cinta maka di dunia ini tidak akan ada inovasi, pembangunan dan peradaban.
3. Keberadaan cinta merupakan faktor dominan dalam melestarikan eksistensi manusia dan interaksinya dengan sesama manusia.

Cinta jika dibawa pada kebaikan maka cinta dapat membawa keutuhan, perdamaian, kebaikan pada kehidupan bermasyarakat.
Cinta yg ditumbuhkan oleh factor keimanan, maka akan menghasilkan berbagai hal yg mengagumkan. Dapat mengubah sejarah, menegakkan puncak kejayaan dan kemuliaan dunia. Sebagai contoh adalah kehidupan generasi muslim pada masa dahulu dimana dengan adanya cinta yang tumbuh karena ke imanan kejayaan islampun dapat mereka raih, mungkihkan kita juga dapat membuat sejarang yang seperti itu Allahu A’lam.
Dari tinngkatan-tingkatan cinta yang sudah kita bahas di atas , jika fenomena cinta tingkatan tertinggi lebih banyak maka kita akan selalu merasa yakin bahwa segala sesuatu yg telah Allah tetapkan adalah yg terbaik bagi manusia Bahwa Allah lebih mengetahui daripada makhluknya. Kemudian, bagi seseorg yang sudah merasakan nikmatnya iman, maka dia akan selalu meneladani kepribadian Rasulluh, mencintai Rasululluh, kmdn dia juga akan mencintai jihad dijalanNya. Akan berjuang dengan segala apa yang dia miliki.semoga kita termasuk orang yang memiliki cinta tingkat tertinggi amin.

Lalu bagaimana dampak dari fenomena cinta tingkat tengah?
Dampak dari cinta menengah dalam membentuk karakter individu, keluarga dan masyarat teramat sangat nyata kita raskan , jika Allah tidak menciptakan cinta terhadap suami istri maka tidakakan ada kelurga dan jika tidak ada keluraga maka tidak akan ada kita.
Dan seandainya Allah tidak menganugrahkan cinta pada kita kita semua bagaimana kita bersosialisasi dengan masyarakat, dan bagaimana tatanan kehidupan ini bisa berjalan, melihat dari proses tersebut sungguh cinta tingkat menengah ini juga penting untuk menumbuhkan kemaslahatan antar keluarga khususnya dan untuk memperkokoh tali persaudaraan antar sesame manusia umumnya.

Hal ini dijelaskan dalam Alqur’an
“Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa - bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. “(Q.S Al-Hujuraat:13)

Allah saja sudah mengatakan kalau Allah telah menciptakan kita dengan berbagai suku dan bangsa agar kita semua saling mengenal, namun kenyataan yang sering kita lihat di sekitar kita banyak orang yang sudah tidak peduli dengan orang yang ada disekitarnya, bahkan tak jarang juga orang yang sesame muslim tidak saling menghargai satu sama lain padahal Allah telang berfirman bahwa semua umat muslim itu bersaudara , kita itu bagaikan satu kesatuan tubuh dimana jika salah satu merasakan sakit maka semua tubuh juga merasa sakit.

0 komentar:

Posting Komentar

©2010 Qulil Haqqo Walau Kana Murron | by Khayla