awalnya aku sedih saat itu terjadi
aku sedih melihat orang yang kusayangi sakit, lemah dan tak berdaya
saat aku melihat dia air mata ini jatuh seketika, aku hapus perlahan karna aku tidak ingin dia tau kalau aku menangis karena jika beliau tau mungkin dia akan lebih sedih, aku menahan air mataku lalu perlahan aku berjalan mendekati beliau yang sedang sakit, beliau memanggilku
>kemarilah nak
aku menghapirinya denngan senyuman palsuku , sakit rasanya hati ini mendengar suara beliau yang lirih dan lemah, dalam hati aku berdo'a Agar Allah azza wajala menyembuhkan beliau yang sedang sekarat, saat akky meatap matanya, tubuhnya yang lemah, aku teringat sesuatu sesuatu yang beliau katakan waktu beliau sedang sehat, beliau selalu mengajarkan aku dan teman-temanku agar selalu tabah dalam meghadapi segala, walaupun itu mungkin sangat menyakitkan,
sekali lagi aku ingin menangis namun aku terus menahannya
aku peluk tubuh yang lemah dan tak brdaya itu, tanpa tersa ternyata air mataku tidak bisa aku bendung lagi, , , beliau berkata
> mengaoa kamu menanngis anakku?
>bukankah aku sudah mengatakan padamu bahwa sesuatu yang terjadi dalam hidup kita semuanya sudah takdir dari Allah SWT, lalu kenapa kamu menangis.
aku menjawab aku menangis buka karena aku sedih , tapi karena aku bahagia , akuk masih bisa memelukmu, aku masih bisa melihatmu, dan aku masih bisa merasakan hangat kasih sayangmu,
beliaupun tambah mengis , , aku semakain tidak terkendali , , saat aku memeluk erat-erat tubuhnya , , , , Ya Allah
tidak aku dengar lagi desah nafasnya
sekekita aku menjerit INNALILLAHI WA INNA ILAII ROJI'UN
hatiku seperti tersxambar petir , , , yang menggelegar ,
to be continue
Senin, 07 Desember 2009
memetik sebuah pelajaran
Label:
vie
Langganan:
Posting Komentar (Atom)






1 komentar:
andai dia tau apa yang ku mau
Posting Komentar